Sabtu, 26 Februari 2011

Bagaimana membuat Judul dan Abstrak dalam penyusunan Skripsi

Assalamu'alaikum wr wb

 Alhamdulillah hari ini bisa menulis blog kembali ^_^ .Berhubung insyaAllah dalam waktu dekat saya akan memulai menyusun maka, saya akan menulis mengenai hal - hal pembuatan skripsi dimulai dari pembuatan Judul dan Abstrak. Bismillah.. 

Judul

Bagaimana cara menulis judul yang baik? According to book.. hehe.. 

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan :

1. Judul yang kita buat harus mencerminkan isi keseluruhan makalah.

2. Usahakan judul yang dibuat menjawab suatu pertanyaan.

3. Menulis sesuatu hal yang sedang ramai dibicarakan. 

Abstrak

Abstrak menjadi salah satu bagian terpenting dalam sebuah artikel ilmiah. Abstrak merupakan rangkuman dari isi tulisan dalam format yang sangat singkat. Kebutuhan apa saja yang harus ada dalam membuat sebuah abstrak. 

1. Ciptakan ruang penelitian. Untuk menciptakan ruang penelitian dapat dilakukan dengan cara :

   a. Nyatakan pentingnya bidang yang ada teliti. 

   b. Pengembangan terhadap artikel ilmiah yang ada.

   c. Tunjukan tujuan artikel ilmiah Anda. 

2. Uraikan metodologi penelitian

3. Nyatakan hasil penelitian

4. Evaluasi hasil penelitian yang telah dilakukan (kesimpulan)

Menurut Hadijanto dalam Zifirdaus, tahap 2 dan 4 tidak wajib ada dalam sebuah abstrak.

Isi dari abstrak tidak perlu “berbunga-bunga” dan berpanjang lebar, cukup langsung kepada intinya saja. Memang kesulitan yang dihadapi adalah bagaimana merangkumkan semua cerita dalam satu halaman. Justru itu tantangannya. Ada juga tulisan ilmiah yang membutuhkan extended abstract. Kalau yang ini merupakan abstrak yang lebih panjang, yang biasanya disertai dengan data-data yang lebih mendukung. Biasanya extended abstract ini dibutuhkan ketika kita mengirimkan makalah untuk seminar atau konferensi.

Kebanyakan abstrak di susun atas ‘jumlah bab’ pada laporan penelitian. Jika suatu laporan/skripsi terdiri dari 5 bab: (1) Pendahuluan (2) Kajian pustaka (3) Metodologi (4) Analisis dan pembahasan  (5) Penutup. 

Maka hendaknya menulis abstrak sebagai berikut:
- Paragraf pertama ringkasan dari ‘latar belakang/pendahuluan’
- Paragraf kedua ringkasan dari ‘kajian teori’
- Paragraf ketiga ringkasan dari ‘metodologi’
- Paragraf keempat ringkasan dari ‘analisis dan pembahasan’
- Paragraf kelima ringkasan dari ‘penutup/kesimpulan dan saran’  

Post kali ini cukup sekian, insyaAllah dilanjutkan kembali nanti. Semoga bermanfaat amiin.. 

Wassalamu'alaikum wr wb. 








Sabtu, 15 Januari 2011

Kelebihan Ilmu dibanding Harta...

Allah berfirman dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, ‘Berlapang-lapanglah dalam majelis’, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu, dan apabila dikatakan, ‘Berdirilah kamu, maka berdirilah’, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Menurut ayat tersebut, Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa tingkat. Oleh karenanya Allah menyuruh manusia berpikir menggali ilmu pengetahuan, membentuk majelis ta’lim, membaca ayat-ayat Allah, baik ayat yang tertulis maupun yang tercipta yaitu segala sesuatu yang diciptakan Allah misalnya langit, bumi, gunung, bintang, dll.

Khalifah Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa ada sepuluh kelebihan ilmu dibanding harta, yaitu:
1. Ilmu adalah warisan para nabi, sedangkan harta adalah warisan dari Fir’aun, Qarun, dan lain-lain.
2. Ilmu selalu menjaga orang yang mempunyainya, sedangkan harta dijaga oleh orang yang mempunyainya.
3. Orang yang berilmu banyak mempunyai teman, sedangkan orang yang berharta mempunyai banyak lawan.
4. Ilmu apabila diberikan kepada orang lain akan bertambah sedangkan harta bila diberikan akan berkurang.
5. Ilmuwan sering dipanggil alim, ulama, dan lain-lain. Sedangkan hartawan sering dipanggil bakhil, kikir, dan lain-lain.
6. Pemilik ilmu akan menerima syafaat pada hari kiamat, sedangkan pemilik harta dimintai pertanggungjawabann ya.
7. Ilmu apabila disimpan tidak akan habis, sedangkan harta bila disimpan akan usang dan lapuk.
8. Ilmu tidak usah dijaga dari kejahatan, sedangkan harta selalu dijaga dari kejahatan.
9. Ilmu tidak memerlukan tempat, sementara harta memerlukan tempat.
10. Ilmu akan menyinari hati hingga menjadi terang dan tenteram, sedangkan harta akan mengeraskan hati.

Nasihat yang disampaikan Ali tersebut menegaskan kepada kita bahwa ilmu lebih mulia dari pada harta, dalam mencari harta kita boleh jadi merugi, akan tetapi sejauh mana pun kita mencari ilmu tidak akan pernah ada istilah merugi …

from : http://informasismpn9cimahi.wordpress.com/2009/11/10/kelebihan-ilmu-dibanding-harta/

Pentingnya Ilmu... ^_^

“Anak-anakku engkau tidak akan menjadi seorang alim hingga engkau menjadi orang yang belajar/menuntut ilmu.Dan engkau tidak dianggap alim tentang suatu ilmu,sampai engkau mengamalkanya.”

Menurut Islam, menuntut ilmu itu adalah suatu bentuk ibadah yang agung yang mampu membawa pelakunya ke syurga. Namun, tujuan di dibalik menuntut ilmu itu adalah lebih utama dari menuntut ilmu itu sendiri.

Menurut sayyidina Ali Bin Abi Talib karamallahhu Wajhah: “Wahai para pencari ilmu! Ilmu itu memiliki banyak keutamaan.

Jika anda membayangkan ilmu sebagai manusia, kepalanya adalah kerendahan hati, matanya adalah kebebasan dari dengki, telinganya adalah kefahaman, lidahnya adalah kebenaran, ingatannya adalah pemikiran, hatinya adalah niat yang tulus, kebijaksanaannya adalah ilmu (ma’rifat) akan segala sesuatu, tangannya adalah kasih sayang, kakinya adalah perjalanan kepada ulama’, azamnya adalah kejujuran, hikmahnya adalah kewarakan, gerakannya adalah menuju keselamatan, nakhodanya adalah tingkah yang baik, tunggangannya adalah keimanan, senjatanya adalah bicara yang sopan, pedangnya adalah keridhaan, busurnya adalah tolak ansur, tentaranya adalah musyawarah dengan ulama’, kekayaannya adalah akhlak yang terpuji, simpanannya adalah menjauhi dosa, perniagaannya adalah sifat-sifat baik, minumannya adalah kelembutan, ikutannya adalah petunjuk Tuhan dan temannya adalah cinta kepada yang terpilih.” … Subhanalloh …:)

Akan lahir dari ilmu: kemuliaan walaupun orangnya hina, kekuatan walaupun orangnya lemah, kedekatan walaupun orangnya jauh, kekayaan walaupun orangnya fakir, dan kewibawaan walaupun orangnya tawadhu’ (Wahab bin Munabbih – rahimahullah)

Anak-anakku tunggu apalagi … yuk kita mencari ilmu … tuk bekal dunia akhirat …:)

sumber : http://informasismpn9cimahi.wordpress.com/2010/05/29/pentingnya-ilmu